Culture Shock di Inggris: Hal-hal Unik yang Perlu Diketahui Sebelum Berangkat

Inggris, negeri yang terkenal dengan sejarah panjang, arsitektur megah, dan budaya teh sore yang ikonik, sering kali memberikan kejutan budaya bagi pendatang. Jika kamu berencana untuk tinggal atau sekadar berkunjung ke Inggris, ada beberapa hal unik yang mungkin akan membuatmu terkejut. Berikut ini adalah beberapa kejutan budaya di Inggris yang perlu kamu ketahui agar tidak merasa canggung saat tiba di sana.

Apa kejutan budaya di Inggris?

Kejutan budaya adalah sesuatu yang wajar saat kamu berada di lingkungan baru. Di Inggris, beberapa aspek kehidupan sehari-hari bisa terasa sangat berbeda dari negara asalmu. Salah satu hal yang mungkin membuatmu terkejut adalah cara bertegur sapa yang unik. Orang-orang di Inggris cenderung lebih formal dalam berbicara, terutama dengan orang yang baru dikenal. Mereka sering menggunakan “How do you do?” sebagai salam, yang sebenarnya bukan pertanyaan, tetapi hanya sapaan sopan. Jika kamu mendengarnya, cukup balas dengan “How do you do?” juga.

Selain itu, masyarakat Inggris sangat menghargai budaya antri. Jangan pernah mencoba menyela antrean di tempat umum seperti supermarket, halte bus, atau bahkan toilet umum. Jika kamu melanggar aturan ini, siap-siap mendapat tatapan tajam atau teguran langsung dari orang-orang di sekitar.

Humor sarkastik juga merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya Inggris. Jika kamu belum terbiasa dengan humor ini, mungkin kamu akan kebingungan atau merasa tersinggung. Namun, bagi orang Inggris, sarkasme adalah tanda keakraban dan cara mereka bercanda. Jadi, jangan terlalu serius menanggapinya.

Hal lain yang sering menjadi kejutan bagi pendatang adalah cuaca Inggris yang tak bisa diprediksi. Dalam satu hari, kamu bisa mengalami hujan, panas, dan angin kencang secara bergantian. Oleh karena itu, membawa payung ke mana pun kamu pergi adalah keputusan bijak. Orang Inggris juga sangat serius dengan teh mereka. Tradisi “afternoon tea” masih banyak dilakukan, terutama di lingkungan yang lebih tradisional. Jangan heran jika seseorang menawarkan teh sebagai solusi dari segala permasalahan!

Bagaimana cara beradaptasi dengan budaya di Inggris secara efektif?

Beradaptasi dengan budaya baru memang membutuhkan waktu dan kesabaran. Berikut beberapa tips yang dapat membantumu lebih cepat menyesuaikan diri dengan kehidupan di Inggris:

  • Menjaga Etika dan Menghargai Privasi – Orang Inggris sangat menjunjung tinggi etika dan ruang pribadi. Saat berbicara dengan orang lain, pastikan untuk tidak terlalu dekat secara fisik dan gunakan kata “please” serta “thank you” dalam percakapan sehari-hari. Sikap sopan ini sangat dihargai dalam interaksi sosial.
  • Memahami Humor Sarkastik – Humor sarkastik adalah bagian dari budaya Inggris yang bisa jadi membingungkan bagi pendatang baru. Jangan kaget jika candaan mereka terdengar seperti sindiran; itu adalah cara mereka menunjukkan keakraban. Dengan memahami pola komunikasi ini, kamu akan lebih mudah berbaur.
  • Menyesuaikan Diri dengan Cuaca yang Berubah-ubah – Cuaca di Inggris sangat tidak terduga. Dalam satu hari, kamu bisa mengalami hujan, angin, dan sinar matahari bergantian. Oleh karena itu, selalu siapkan jaket ringan dan payung ke mana pun kamu pergi untuk menghindari kejutan dari perubahan cuaca yang tiba-tiba.
  • Mengapresiasi dan Menikmati Budaya Lokal – Salah satu cara terbaik untuk beradaptasi adalah dengan mencoba hal-hal yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat. Cicipi fish and chips di tepi pantai, kunjungi pub tradisional, atau sekadar berbincang dengan warga lokal. Hal ini akan membantumu lebih memahami cara hidup mereka dan merasa lebih diterima di lingkungan baru.

Seberapa menantang memahami aksen Inggris bagi pendatang?

Aksen di Inggris memiliki keragaman yang luar biasa, tergantung pada wilayahnya. Jika kamu terbiasa dengan aksen Amerika dari film atau serial TV, mungkin awalnya akan mengalami kesulitan dalam memahami cara orang Inggris berbicara. Selain aksen British yang standar, ada juga aksen-aksen khas seperti Cockney dari London Timur, Scouse dari Liverpool, dan Geordie dari Newcastle yang memiliki pengucapan serta kosakata yang sangat berbeda.

Beberapa kata yang umum digunakan dalam percakapan sehari-hari juga bisa membingungkan. Misalnya, dalam aksen Cockney, “water” sering diucapkan sebagai “wa’er” dengan penghilangan huruf “t”. Demikian pula, orang dengan aksen Geordie mungkin menggunakan kata “canny” untuk menggambarkan sesuatu yang bagus atau menyenangkan. Bagi pendatang baru, memahami aksen ini bisa menjadi tantangan tersendiri.

Namun, jangan khawatir! Seiring waktu, telingamu akan terbiasa dengan berbagai logat dan cara bicara yang unik di Inggris. Menonton acara TV lokal, berbicara langsung dengan penduduk setempat, serta melatih pendengaranmu dengan mendengarkan radio atau podcast beraksen British bisa sangat membantu dalam proses adaptasi ini.

Kesimpulannya, mengalami culture shock adalah bagian alami dari proses adaptasi ketika tinggal di negara baru, termasuk Inggris. Mulai dari cara bertegur sapa yang lebih formal, budaya antre yang sangat dijunjung tinggi, hingga humor sarkastik yang khas, semua itu mungkin terasa asing di awal, tetapi dengan sikap terbuka dan keinginan untuk belajar, kamu akan lebih cepat menyesuaikan diri. Cuaca yang sulit diprediksi dan aksen yang beragam juga bisa menjadi tantangan, tetapi seiring waktu, hal-hal tersebut justru akan menambah pengalaman unik selama berada di Inggris.

Jika kamu berencana untuk melanjutkan studi ke Inggris, penting untuk memahami Culture Shock: Hal-hal Unik yang Perlu Diketahui Sebelum Berangkat Studi ke Inggris agar perjalananmu lebih lancar dan menyenangkan. Untuk membantumu dalam persiapan akademis dan adaptasi budaya, Indies (Independent International Education Solution) menghadirkan UNIPREP, program persiapan studi yang dirancang khusus untuk membekali kamu dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan demi kesuksesanmu. Salah satu modul unggulannya adalah “Adapting to University Life”, yang membantu mahasiswa memahami perbedaan antara budaya kelas di Indonesia dan budaya kelas internasional. Dengan modul ini, kamu akan lebih siap menghadapi lingkungan pendidikan baru, mulai dari sistem pembelajaran, etika akademik, hingga cara berinteraksi dengan dosen dan teman-teman dari berbagai latar belakang.

Dengan bersikap sopan, menghargai kebiasaan lokal, dan memiliki selera humor yang baik, kamu akan lebih mudah berbaur dan menikmati kehidupan di sana. Selamat bersiap untuk petualangan barumu, dan jangan lupa bawa payung serta secangkir teh untuk menemani hari-harimu di Inggris! 

Share this post :